Mari kita sama-sama memerangi covid-19
20 Maret 2020
Ilustrasi Covid-19 (sumber: pxhere)
Kali ini, Rina terkejut. Bahkan besoknya belajar dari rumah. "Uh... sebelnya hatiku. Masa mau belajar di sekolah malah dialihkan ke daring, sih?" Rina sangat kesal karena telah melihat tayangan televisi bahwa pemerintah akan memprogramkan belajar daring dari rumah (BDR).
Tapi, adik malah senang, Adik Rina yang masih TK merasa senang, Selama belajar dari rumah, kemungkinan ia menghabiskan waktunya untuk bermain. Cyu....cyu!! Adik bersorak gembira sambil menerbangkan pesawat mainan kesayangannya.
"Adik... sudah tahu kaka lagi kesal nih. Malah menertawain ih. Ih adik bocil." kata kakak sambil menghampiri adiknya yang sedang enak-enakkan.
"Terserah aku lah!" sahut adik. "Nih, makan tuh terserah!" kata Rina menyahutkan adiknya lagi.
Keesokan Harinya... ( 21 Maret 2020 )
illustrasi belajar dari rumah (sumber: pixabay)
Rina merasa bingung, kali ini mau belajar apa. Rina juga diberikan laptop oleh ibunya. Katanya, laptop tersebut akan dibuat untuk belajar daring. Rina lagi-lagi kesal. Saat belajar dari rumah, adik Rina mengganggu. "Hahahaha..." Sorak adiknya sambil menonton youtube. Tiba-tiba, kakak berteriak."WOY ADIK BISA DIAM GA! AKU JADI GA FOKUS BELAJAR"
Adik Rina pun tetap berisik. Mendengar kemarahan kakaknya, ia tetap saja.
Sebulan Kemudian...
Rina pun terkejut. PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) mulai diberlakukan di kotanya. Saat ia telah menonton tayangan televisi, Rina gulang-guling sedih karena tidak bisa ke mana-mana

ilustrasi PSBB (Sumber: Wikimedia Commons)
Adik makin semangat. Tiba-tiba, muncul kesadaran di hatinya. Adik tidak bisa jalan-jalan karena pandemi ini. Mungkinkah?
Mungkin.
(Mulai diberlakukan selama PSBB semua tempat ditutup kecuali tempat tertentu. Mohon maaf atas ketidaknyamannya) Ucap reporter di siaran televisi tertentu.
"Apa????TIDAKKKKKK!!!!!!" Rina pun menjerit keras karena ia tidak bisa ke mana-mana.
Setelah beberapa bulan kemudian...
PSBB Transisi pun mulai diberlakukan. Rina pun merasa lega. Di kotanya ada sedikit kelonggaran.
" PSBB Transisi dilakukan. Setiap orang boleh berpergian. Tetapi dengan protokol kesehatan. Misalnya mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak." kata reporter di televisi.
LANJUT KE PROTOKOL KESEHATANNYA.....
ilustrasi orang memakai masker di era new normal (sumber: pixabay)
Ibu Rina akan pergi ke supermarket. Ibu berpesan bahwa ibu membeli baju. Saat ada pesanannya, tolong diterima. Rina dan adiknya pun mengiyakan pendapatnya.
Sebelum pergi ke supermarket, Rina berpesan agar ibu memakai masker dan menjaga jarak selama berada di supermarket. Ibu pun mengiyakan saran Rina dan akan menerapkannya.
Tak beberapa lama, baju itu datang. Bel berbunyi beberapa kali. Saat Rina dan adiknya asyik bermain game, Rina pun bangkit dari sofa dan menuju keluar. Tiba-tiba, Rina ditindih penggaris. Ia mengetahui bahwa yang mengantar adalah Keira. Keira merupakan teman sekolah Rina.
"Jaga jarak 1 meter" Kata Keira.
"Waduh??? Aku lupa." batin Rina.
" Bagaimana bisa kamu keluar rumah, Keira?" tanyanya.
" Aku masih ada urusan. Aku harus membantu ibuku" Jawab Keira.
Rina pun segera mengambil bajunya dan segera membayarnya. Rina melambaikan tangan ketika Keira hendak pergi.
Tak lama, ibu pun pulang. Ibu pun melambaikan tangan. Adik menyambutnya dengan baik sambil mengatakan "Ibu, mandi dulu. Kami tidak ingin ibu membawa virus covid-19 ke rumah."
Rina pun menyahut perkataan adiknya. Ibu segera meletakkan belanjaan di dapur lalu bergegas mandi.
Setelah Ibu Rina mandi, Ibu pun ke ruang keluarga. Rina bertanya kepada ibunya.
" Apa itu covid-19, bunda?"
Ibu pun menjawab.
" Covid-19 adalah suatu virus yang berasal dari China yang sedang mewabah. Mirip virus lainnya, Covid-19 merupakan virus yang mematikan"
Rina dan adiknya terkejut. "bagaimana gejalanya bunda?"
Ibu pun menjelaskan bahwa kita merasa demam, batuk, sesak napas merupakan gejala awalnya. Ibu juga menyarankan Rina dan adiknya agar selalu rajin mencuci tangan, memakai masker ketika keluar rumah, dan menjaga jarak pada orang lain, minimal 1 meter. Rina dan adiknya mengerti perkataan bunda.
Tamat...
Nah. Itu blog pertamaku. Yang judulnya Mari kita sama-sama memerangi covid-19 Semoga bermanfaat bagi semua.
Tetap jaga kesehatan ya guys....
Sampai jumpa.
0 Komentar